Dugaan Kekerasan terhadap Murid Kelas 1 di SDN 60 Lembang Majene, Korban Disebut Alami Trauma

MAJENE – Informasi mengenai dugaan tindak kekerasan terhadap seorang murid di SD Negeri 60 Lembang, Kabupaten Majene, diterima redaksi Menitsulbar.news pada Jumat pagi, 24 Juli 2026. Dalam laporan yang diterima, seorang guru diduga melakukan pemukulan terhadap seorang murid perempuan yang masih duduk di bangku Kelas 1 SD.


Berdasarkan informasi awal yang dihimpun redaksi, korban diduga mengalami trauma setelah peristiwa tersebut. Anak disebut sering menangis, merasa ketakutan, dan hingga kini dikabarkan menolak kembali mengikuti kegiatan belajar di sekolah.


Pihak keluarga korban menyampaikan keprihatinan atas dugaan kejadian tersebut dan berharap persoalan ini mendapat perhatian serius dari pihak berwenang. Mereka meminta agar dilakukan penelusuran secara menyeluruh sesuai dengan ketentuan yang berlaku guna memastikan fakta-fakta yang sebenarnya.


Hingga berita ini diterbitkan, redaksi belum dapat mengonfirmasi secara independen kronologi kejadian maupun memperoleh keterangan resmi dari pihak SD Negeri 60 Lembang, guru yang diduga terlibat, maupun Dinas Pendidikan, Pemuda, dan Olahraga (Disdikpora) Kabupaten Majene.


Demi melindungi hak anak serta menghormati proses penanganan yang mungkin berlangsung, identitas korban maupun pihak yang diduga terlibat tidak dipublikasikan.


Menitsulbar.news juga membuka ruang hak jawab dan hak klarifikasi kepada pihak sekolah, guru yang bersangkutan, Disdikpora Kabupaten Majene, maupun aparat penegak hukum. Apabila terdapat penjelasan atau klarifikasi resmi, redaksi akan memuatnya secara proporsional sesuai dengan Kode Etik Jurnalistik dan Undang-Undang Nomor 40 Tahun 1999 tentang Pers.

Bagikan ke :
Baca Juga :  BPN Majene Serahkan Sertifikat Tanah untuk Kemenag, Dilanjutkan Rapat Forum Penataan Ruang