Wartawan Hendak Konfirmasi PIP, Kepala UPTD SMKN 1 Rangas Diduga Menghindar hingga 4 Jam

MAMUJU – Sikap Kepala UPTD SMKN 1 Rangas Mamuju terhadap wartawan menjadi sorotan. Koordinator Wilayah Menit Sulbar, Selman, mengaku kecewa setelah dirinya tidak kunjung ditemui saat hendak melakukan wawancara terkait persoalan Program Indonesia Pintar (PIP) di sekolah tersebut, Selasa, 9 September 2026.

Selman mengaku telah datang ke sekolah dengan tujuan melakukan konfirmasi dan meminta keterangan terkait pelaksanaan program PIP. Namun, menurut pengakuannya, dirinya justru diminta menunggu dengan alasan kepala sekolah sedang sibuk.


“Saat saya ingin ketemu, kepala sekolah mengaku sibuk dan saya disuruh menunggu. Namun setelah sempat menunggu sekitar empat jam lamanya, saya juga tidak bisa ketemu,” ujar Selman.


Menurut Selman, kondisi tersebut sangat disayangkan. Terlebih, kedatangannya bukan untuk membuat keributan, melainkan menjalankan tugas jurnalistik dengan meminta penjelasan langsung dari pihak sekolah mengenai program yang menyangkut kepentingan peserta didik.


Ia menilai sikap tersebut berbeda dengan sejumlah sekolah lain yang pernah dikunjunginya di wilayah Sulawesi Barat. Menurutnya, pihak sekolah pada umumnya dapat menerima wartawan dan memberikan penjelasan ketika terdapat persoalan yang hendak dikonfirmasi.


“Saya sudah sering berkunjung ke sekolah-sekolah untuk wawancara, tapi mereka semua terbuka dan menyambut baik wartawan. Mereka juga menjawab dengan gamblang semua persoalan yang ditanyakan, termasuk PIP-nya,” tambahnya.


Selman pun mempertanyakan alasan pihak UPTD SMKN 1 Rangas Mamuju terkesan sulit ditemui ketika wartawan hendak meminta klarifikasi.
“Ada apa, mengapa tidak mau ketemu wartawan?” kata Selman mempertanyakan.


Menurutnya, keterbukaan pejabat publik maupun pengelola satuan pendidikan penting, terlebih ketika informasi yang hendak dikonfirmasi berkaitan dengan program pemerintah seperti PIP.


Selman menegaskan, wartawan memiliki fungsi kontrol sosial dan hak untuk memperoleh informasi serta melakukan konfirmasi terhadap berbagai persoalan yang menjadi perhatian publik.

Baca Juga :  Bupati Majene Gelar Safari Ramadhan 1446 H, Awali Silaturahmi di Teppo


Karena itu, ia berharap pihak UPTD SMKN 1 Rangas Mamuju tidak membangun kesan tertutup terhadap kerja jurnalistik. Terlebih, persoalan PIP merupakan program pemerintah yang menyentuh langsung kepentingan peserta didik dan masyarakat.


Hingga berita ini diturunkan, pihak UPTD SMKN 1 Rangas Mamuju belum memberikan penjelasan atau klarifikasi terkait alasan kepala sekolah tidak menemui wartawan sebagaimana disampaikan Selman.


Redaksi tetap membuka ruang hak jawab dan klarifikasi bagi pihak UPTD SMKN 1 Rangas Mamuju untuk memberikan penjelasan mengenai persoalan tersebut.

Bagikan ke :

Tinggalkan Balasan