MAJENE, Menitsulbar.news – UPTD Puskesmas Banggae I menggelar Pertemuan Kelompok Ibu Balita di Lingkungan Saleppa, Kabupaten Majene, Rabu (5/8/2026). Kegiatan ini bertujuan meningkatkan pengetahuan para ibu dalam menjaga kesehatan bayi dan balita sejak dini.
Pertemuan tersebut dihadiri oleh dr. Nadya Nur Aqila, Bidan Indah Tri Utami, S.Keb, Bidan Nurul Huda, S.Keb, serta para ibu yang memiliki bayi dan balita di wilayah Lingkungan Saleppa.
Dalam kesempatan itu, dr. Nadya Nur Aqila menyampaikan bahwa imunisasi merupakan salah satu upaya paling efektif untuk melindungi bayi dan balita dari berbagai penyakit berbahaya yang dapat menyebabkan kecacatan bahkan kematian.
“Imunisasi bukan hanya melindungi anak yang menerima vaksin, tetapi juga membantu menciptakan kekebalan kelompok sehingga penyebaran penyakit dapat dicegah. Karena itu, kami mengimbau seluruh orang tua agar melengkapi imunisasi anak sesuai jadwal yang telah ditetapkan,” jelas dr. Nadya.
Selain membahas pentingnya imunisasi, para peserta juga mendapatkan sosialisasi mengenai berbagai hal yang berkaitan dengan kesehatan ibu dan anak, di antaranya:
Pentingnya pemberian ASI eksklusif selama enam bulan pertama kehidupan bayi.
Pemberian Makanan Pendamping ASI (MP-ASI) yang bergizi, aman, dan sesuai usia.
Pencegahan stunting melalui pemenuhan gizi seimbang dan pemantauan tumbuh kembang anak secara rutin.
Pentingnya penimbangan berat badan dan pengukuran tinggi badan setiap bulan di Posyandu.
Menjaga kebersihan lingkungan serta menerapkan Perilaku Hidup Bersih dan Sehat (PHBS).
Pencegahan penyakit menular melalui imunisasi lengkap dan menjaga kebersihan diri.
Tanda-tanda bahaya pada bayi dan balita yang memerlukan penanganan segera di fasilitas kesehatan.
Dr. Nadya juga mengajak seluruh ibu untuk rutin memanfaatkan pelayanan Posyandu sebagai sarana memantau pertumbuhan dan perkembangan anak.
“Posyandu adalah tempat yang sangat penting bagi orang tua untuk mengetahui apakah tumbuh kembang anak berjalan dengan baik. Jangan ragu berkonsultasi dengan tenaga kesehatan apabila ada keluhan atau perkembangan anak yang tidak sesuai usianya,” tambahnya.
Sementara itu, tenaga kesehatan dari UPTD Puskesmas Banggae I berharap kegiatan pertemuan kelompok ibu balita seperti ini dapat terus dilaksanakan secara berkala sebagai upaya meningkatkan pengetahuan masyarakat tentang kesehatan ibu dan anak.
Melalui kegiatan tersebut, diharapkan para ibu semakin memahami pentingnya imunisasi, pemenuhan gizi yang baik, serta perawatan kesehatan bayi dan balita sehingga dapat menciptakan generasi yang sehat, cerdas, dan bebas stunting.


