MAJENE – Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Majene menyiapkan Posko Komando Siaga Darurat Bencana di halaman Kantor BPBD Majene sebagai langkah antisipasi menghadapi potensi dampak kemarau panjang.
Pantauan Redaksi Menitsulbar.news di lokasi, Senin malam (31/8/2026), posko tersebut telah disiapkan sebagai pusat pemantauan dan koordinasi dalam menghadapi kemungkinan terjadinya bencana maupun dampak lain yang dapat muncul akibat kondisi cuaca ekstrem dan musim kemarau berkepanjangan.
Kepala Pelaksana BPBD Kabupaten Majene menyiapkan posko tersebut sebagai bagian dari upaya meningkatkan kesiapsiagaan pemerintah daerah. Keberadaan posko diharapkan dapat mempermudah koordinasi apabila sewaktu-waktu terjadi kondisi yang membutuhkan penanganan cepat.
Kemarau panjang berpotensi menimbulkan sejumlah dampak, antara lain kekeringan, berkurangnya ketersediaan air bersih, meningkatnya risiko kebakaran hutan dan lahan (karhutla), hingga gangguan terhadap aktivitas masyarakat dan sektor pertanian.
Dalam konteks penanggulangan bencana, langkah kesiapsiagaan pemerintah daerah merupakan bagian dari tahapan penanggulangan bencana yang diatur dalam Undang-Undang Nomor 24 Tahun 2007 tentang Penanggulangan Bencana.
Regulasi tersebut menempatkan pemerintah dan pemerintah daerah sebagai pihak yang memiliki tanggung jawab dalam penyelenggaraan penanggulangan bencana, termasuk upaya pencegahan, kesiapsiagaan, tanggap darurat, dan pemulihan.
Selain itu, penyelenggaraan penanggulangan bencana juga diatur melalui Peraturan Pemerintah Nomor 21 Tahun 2008 tentang Penyelenggaraan Penanggulangan Bencana, yang antara lain mengatur tahapan penanggulangan bencana serta pentingnya kesiapsiagaan dan penanganan keadaan darurat.
Dengan disiapkannya Posko Komando Siaga Darurat Bencana, BPBD Majene diharapkan dapat melakukan pemantauan perkembangan kondisi di wilayah Kabupaten Majene sekaligus memperkuat koordinasi dengan pemerintah kecamatan, desa/kelurahan, serta unsur terkait lainnya.
Langkah tersebut juga menjadi penting mengingat kondisi kemarau panjang dapat meningkatkan potensi bencana hidrometeorologi, khususnya kekeringan dan kebakaran lahan.
Masyarakat diimbau untuk meningkatkan kewaspadaan selama musim kemarau, terutama dalam penggunaan air serta aktivitas yang berpotensi memicu kebakaran. Informasi mengenai kondisi kedaruratan di wilayah masing-masing juga diharapkan segera dilaporkan kepada pihak berwenang agar dapat ditindaklanjuti.
Pantauan Redaksi Menitsulbar.news, Posko Komando Siaga Darurat Bencana BPBD Majene telah disiapkan dan berada di halaman Kantor BPBD Majene.

