Puting Beliung Terjang Empat Wilayah di Malunda, Lebih 100 Rumah Warga Dilaporkan Rusak

MAJENE – Bencana angin puting beliung menerjang sejumlah wilayah di Kecamatan Malunda, Kabupaten Majene, Sulawesi Barat, pada Sabtu (31/10/2026). Sedikitnya empat wilayah terdampak, yakni Kelurahan Malunda, Kelurahan Lamungan Batu, Desa Kayuangin, dan Desa Lombang Timur.

Berdasarkan data sementara yang diterima Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Majene, lebih dari 100 rumah warga dilaporkan mengalami kerusakan akibat terjangan angin kencang tersebut.

Sebagai bentuk kepedulian dan respons pemerintah daerah terhadap warga terdampak, Bupati Majene, H. A. Achmad Syukri, bersama Kepala Pelaksana BPBD Majene, Suardi, turun langsung menyalurkan bantuan kepada masyarakat korban bencana pada Minggu pagi (1/11/2026).

Dalam kegiatan tersebut, bantuan disalurkan kepada 94 kepala keluarga (KK) yang terdampak angin puting beliung. Penyaluran bantuan ini diharapkan dapat membantu meringankan beban masyarakat yang rumahnya mengalami kerusakan akibat bencana tersebut.

Kegiatan penyaluran bantuan turut dihadiri anggota DPRD Kabupaten Majene dari Fraksi Partai Demokrat, Jasman.

Kepala Pelaksana BPBD Majene, Suardi, mengatakan bahwa data jumlah rumah dan warga terdampak yang saat ini diterima pihaknya masih bersifat sementara. BPBD masih menunggu laporan hasil pendataan langsung dari tim yang berada di lapangan.

“Untuk data riilnya, kami masih menunggu data dari tim,” ujar Suardi saat memberikan keterangan.

Ia menjelaskan, pendataan lanjutan diperlukan untuk memastikan jumlah rumah yang mengalami kerusakan serta warga yang terdampak akibat bencana angin puting beliung tersebut.

BPBD Majene terus melakukan koordinasi dengan tim di lapangan guna memperoleh data yang lebih akurat sebagai dasar penanganan dan tindak lanjut terhadap dampak bencana.

Pemerintah daerah diharapkan terus memberikan perhatian terhadap kondisi masyarakat terdampak, terutama warga yang mengalami kerusakan rumah dan membutuhkan bantuan untuk memenuhi kebutuhan mendesak pascabencana.

Baca Juga :  TRC BPBD Majene Kembali Bergerak, Padamkan Kebakaran Lahan di Kore’ Pamboang

Masyarakat juga diimbau tetap meningkatkan kewaspadaan terhadap potensi cuaca ekstrem yang dapat menimbulkan bencana serupa, serta segera melaporkan kejadian darurat kepada aparat pemerintah setempat atau petugas kebencanaan.

Bagikan ke :

Tinggalkan Balasan