MAJENE – Sejumlah masyarakat nelayan di Kelurahan Rangas, Kabupaten Majene, mengeluhkan pelayanan pengisian Bahan Bakar Minyak (BBM) jenis solar di SPBU Rangas. (08/09/2026)
Keluhan tersebut disampaikan salah seorang nelayan Kelurahan Rangas, Pua Ipin. Ia mengaku kesulitan mendapatkan solar untuk kebutuhan melaut, meski menurutnya para nelayan telah memiliki izin atau rekomendasi dari Dinas Kelautan dan Perikanan (DKP) Kabupaten Majene.
“Utamanya kami masyarakat nelayan di Kelurahan Rangas merasa kesulitan dengan kebijakan yang diterapkan di SPBU Rangas. Padahal kami memiliki izin rekomendasi dari Dinas Kelautan dan Perikanan,” ujar Pua Ipin.
Menurutnya, BBM jenis solar merupakan kebutuhan utama bagi nelayan karena digunakan untuk menunjang aktivitas melaut yang menjadi sumber mata pencaharian mereka.
“Kami hanya mengandalkan mata pencaharian sebagai nelayan. Kalau sulit mendapatkan solar, tentu sangat menyulitkan kami untuk melaut,” keluhnya.
Pua Ipin juga berharap para nelayan tidak dipandang atau dicurigai sebagai pihak yang melakukan penyalahgunaan BBM. Ia menegaskan bahwa kebutuhan solar tersebut digunakan untuk menunjang aktivitas nelayan.
“Jangan salah sangka kami yang berprofesi sebagai nelayan dianggap sebagai mafia BBM. Kami hanya ingin mendapatkan BBM untuk kebutuhan melaut sesuai dengan ketentuan yang berlaku,” katanya.
Atas persoalan tersebut, para nelayan berharap Dinas Kelautan dan Perikanan Kabupaten Majene dapat memberikan pendampingan serta memfasilitasi komunikasi antara nelayan dan pihak SPBU agar persoalan tersebut dapat segera menemukan solusi.
“Kami berharap Dinas Kelautan dan Perikanan memberikan pendampingan kepada para nelayan agar masalah ini cepat terselesaikan,” harapnya.
Persoalan tersebut diharapkan dapat segera diklarifikasi oleh pihak terkait, termasuk mengenai mekanisme pengisian solar bagi nelayan yang telah memiliki rekomendasi, sehingga kebutuhan BBM untuk aktivitas melaut dapat terpenuhi sesuai aturan yang berlaku.
Hingga berita ini diterbitkan, belum terdapat keterangan dari pihak pengelola SPBU Rangas maupun Dinas Kelautan dan Perikanan Kabupaten Majene terkait keluhan tersebut. Menitsulbar.news membuka ruang hak jawab dan klarifikasi bagi pihak-pihak terkait.

