Dinas PUPR Majene Normalisasi Drainase, Antisipasi Genangan Air Jelang Musim Penghujan

MAJENE – Menitsulbar.news – Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (PUPR) Kabupaten Majene terus mengintensifkan upaya pemeliharaan infrastruktur drainase melalui pekerjaan normalisasi saluran di sejumlah titik yang dinilai berpotensi mengalami peningkatan debit air saat musim penghujan.

Dalam kegiatan tersebut, Dinas PUPR Majene menurunkan alat berat jenis ekskavator untuk melakukan pengerukan dan pembersihan saluran drainase. Langkah ini dilakukan sebagai bagian dari upaya preventif guna meningkatkan kapasitas tampung dan kelancaran aliran air, khususnya ketika terjadi hujan dengan intensitas tinggi.

Pekerjaan normalisasi dilaksanakan pada Jumat (30/10/2026), salah satunya di kawasan depan Taman Kota, Lingkungan Pangali-Ali, Kelurahan Pangali-Ali, Kecamatan Banggae, Kabupaten Majene.

Kepala Bidang Alat dan Perbekalan (Alkal) Dinas PUPR Majene, A. Abul Al’la, mengatakan bahwa kegiatan normalisasi tersebut merupakan langkah antisipatif dalam menghadapi musim penghujan. Terlebih, terdapat sejumlah lingkungan yang berpotensi mengalami peningkatan debit air ketika hujan lebat berlangsung.

Menurutnya, normalisasi saluran drainase diperlukan untuk mengurangi hambatan aliran air akibat sedimentasi, endapan material, maupun tumpukan sampah yang dapat mengurangi kapasitas penampang saluran.

“Normalisasi ini dilakukan sebagai langkah antisipasi memasuki musim penghujan. Kami menyasar lingkungan-lingkungan yang berpotensi menimbulkan genangan akibat meningkatnya debit air ketika terjadi hujan lebat,” ujarnya.

Secara teknis, pekerjaan normalisasi drainase bertujuan mengembalikan fungsi hidraulis saluran agar mampu mengalirkan limpasan air hujan secara lebih optimal. Pengerukan sedimentasi dan pembersihan bagian saluran menjadi bagian penting dalam menjaga kapasitas aliran serta meminimalkan risiko terjadinya luapan air.

Penggunaan alat berat ekskavator juga membantu mempercepat proses pengerjaan, terutama pada saluran yang memiliki endapan material cukup tebal atau membutuhkan penanganan dengan kapasitas pengerukan lebih besar.

Dinas PUPR Majene terus melakukan penanganan secara bertahap dengan mempertimbangkan kondisi saluran dan tingkat kerawanan genangan di masing-masing lingkungan.

Baca Juga :  Dinas PUPR Majene Terima Kunjungan Tim Sidak Pakaian Dinas, ASN Diberi Arahan Kedisiplinan

Upaya ini diharapkan dapat meningkatkan kesiapan infrastruktur drainase perkotaan dalam menghadapi perubahan intensitas curah hujan, sekaligus mendukung terciptanya lingkungan yang lebih tertata dan mengurangi potensi gangguan aktivitas masyarakat akibat genangan air.

Melalui pekerjaan normalisasi tersebut, Dinas PUPR Kabupaten Majene menegaskan pentingnya pemeliharaan infrastruktur drainase sebagai bagian dari upaya mitigasi risiko genangan dan pengendalian limpasan air hujan di wilayah perkotaan. (Adv)

Bagikan ke :

Tinggalkan Balasan