MAJENE – menitsulbar – Kepedulian terhadap masyarakat terdampak bencana angin puting beliung di Kabupaten Majene terus berdatangan. Setelah Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Majene merilis data korban terdampak, sejumlah organisasi mulai turun langsung memberikan bantuan untuk meringankan beban warga.
Kepala BPBD Kabupaten Majene, Suardi, menyampaikan apresiasi atas keterlibatan berbagai organisasi yang turut mengambil bagian dalam membantu masyarakat terdampak bencana.
Menurutnya, partisipasi berbagai pihak merupakan bentuk kepedulian sosial yang sangat berarti bagi warga yang tengah menghadapi kondisi sulit akibat bencana angin puting beliung.
Salah satu organisasi yang menyalurkan bantuan adalah Badan Amil Zakat Nasional (Baznas). Pada hari ini, Baznas bersama Wakil Bupati Majene, Andi Ritamariani, turun langsung ke lokasi bencana untuk menyerahkan bantuan kepada masyarakat terdampak.
Adapun bantuan yang disalurkan Baznas meliputi 100 dos mi instan, 200 minyak goreng, 100 karung beras, serta 100 rak telur.
Bantuan tersebut diharapkan dapat membantu memenuhi kebutuhan dasar masyarakat terdampak, terutama dalam masa penanganan pascabencana.
Selain Baznas, organisasi lain seperti Saka Bhayangkara juga turut berpartisipasi dalam penanganan dampak bencana. Keterlibatan mereka diwujudkan melalui kegiatan pendataan warga terdampak serta pemberian bantuan kepada masyarakat yang membutuhkan.
Suardi mengapresiasi langkah berbagai organisasi yang secara sukarela terlibat dalam membantu penanganan bencana di wilayah Majene. Menurutnya, sinergi antara pemerintah daerah, organisasi, dan masyarakat menjadi bagian penting dalam mendukung penanganan dampak bencana.
Ia berharap kepedulian tersebut terus berlanjut sehingga kebutuhan warga terdampak dapat teridentifikasi dengan baik dan bantuan yang diberikan bisa menjangkau masyarakat yang benar-benar membutuhkan.
Penanganan bencana, lanjutnya, tidak hanya berkaitan dengan pendataan dan respons awal, tetapi juga membutuhkan dukungan bersama untuk membantu masyarakat melewati masa sulit setelah bencana terjadi.
Dengan keterlibatan berbagai pihak, diharapkan proses penanganan dampak angin puting beliung di Kabupaten Majene dapat berjalan lebih optimal dan masyarakat terdampak segera memperoleh bantuan sesuai kebutuhannya.





