PUPR Majene Rampungkan Program Bantuan Sanitasi bagi 200 KK, Progres Pekerjaan Capai 70 Persen

MAJENE – MENITSULBAR -Pemerintah Kabupaten Majene melalui Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (PUPR), Bidang Cipta Karya, terus mengakselerasi penyelesaian program bantuan pembangunan fasilitas sanitasi bagi masyarakat kurang mampu yang belum memiliki jamban atau fasilitas buang air besar (WC) layak.

Program tersebut menyasar sebanyak 200 kepala keluarga (KK) yang tersebar di enam dari delapan kecamatan di Kabupaten Majene. Keenam kecamatan penerima bantuan tersebut meliputi Kecamatan Banggae, Banggae Timur, Pamboang, Sendana, Tammeroddo Sendana, dan Malunda.

Berdasarkan keterangan Kepala Bidang Cipta Karya Dinas PUPR Majene, Amiruddin, progres pelaksanaan pekerjaan saat ini telah mencapai sekitar 70 persen. Pihaknya optimistis seluruh pekerjaan dapat diselesaikan dalam waktu dekat sesuai dengan tahapan pelaksanaan yang telah direncanakan. (08/11/2026)

“Saat ini progres pekerjaan sudah mencapai 70 persen. Insyaallah, dalam waktu dekat seluruh pekerjaan dapat diselesaikan sepenuhnya,” ujar Amiruddin.

Ia menjelaskan, untuk memastikan pelaksanaan pekerjaan berjalan sesuai dengan perencanaan, spesifikasi teknis, serta target penyelesaian, pengawasan lapangan dilakukan secara rutin oleh tim pengawas.

Menurutnya, tim pengawas setiap hari melakukan peninjauan terhadap pekerjaan di masing-masing lokasi. Selain itu, dirinya selaku Pejabat Pelaksana Teknis Kegiatan (PPTK) juga turut melakukan pemantauan secara langsung guna memastikan kualitas dan perkembangan pekerjaan tetap terjaga.

“Tim pengawas di lapangan setiap hari melakukan peninjauan pekerjaan. Saya juga selaku PPTK selalu turun langsung untuk melihat perkembangan pelaksanaan pekerjaan tersebut,” jelasnya.

Pengawasan secara berkala ini menjadi bagian penting dalam menjaga mutu hasil pekerjaan, kesesuaian pelaksanaan dengan spesifikasi teknis, serta memastikan fasilitas sanitasi yang dibangun dapat dimanfaatkan secara optimal oleh masyarakat penerima manfaat.

Program bantuan tersebut merupakan salah satu bentuk perhatian pemerintah daerah terhadap peningkatan kualitas sanitasi dasar masyarakat, khususnya keluarga yang belum memiliki fasilitas jamban pribadi yang layak.

Baca Juga :  Bidang Jasa Konstruksi PUPR Majene Mulai Menata Arah, Bakri Siapkan Penguatan SDM dan Pembinaan Pelaku Usaha Konstruksi

Ketersediaan fasilitas sanitasi yang memenuhi persyaratan kesehatan memiliki peran penting dalam menciptakan lingkungan permukiman yang bersih, sehat, dan nyaman. Selain mendukung pola hidup bersih dan sehat (PHBS), keberadaan jamban yang layak juga menjadi bagian dari upaya mengurangi praktik buang air besar sembarangan (BABS).

Amiruddin berharap, setelah seluruh pekerjaan selesai, masyarakat penerima bantuan dapat menjaga dan memanfaatkan fasilitas yang telah dibangun sebagaimana mestinya.

“Mudah-mudahan keluarga yang mendapatkan bantuan ini dapat menggunakan fasilitas tersebut dengan baik dan sebagaimana mestinya, sehingga manfaatnya benar-benar dirasakan dalam kehidupan sehari-hari,” harapnya.

Melalui program ini, Dinas PUPR Kabupaten Majene berharap peningkatan akses terhadap fasilitas sanitasi layak dapat terus diperluas, sekaligus mendukung terwujudnya lingkungan permukiman yang lebih sehat dan peningkatan kualitas hidup masyarakat di Kabupaten Majene. (Adv)

Bagikan ke :

Tinggalkan Balasan