Majene – Kanit Lantas Polres Majene, Ipda Riefky DJ Al Idrus, S.E., M.M., bersama Korps HMI-Wati (KOHATI) HMI Cabang Majene dan Korps PMII Putri (KOPRI) PMII Cabang Majene menggelar bakti sosial sebagai bentuk dukungan terhadap upaya pencegahan stunting di Kabupaten Majene, Kamis (9/7/2026).
Kegiatan yang dimulai sekitar pukul 11.00 WITA tersebut berlangsung di Posyandu yang berada di Jalan Labora, Lingkungan Teppo, Kelurahan Baru, Kecamatan Banggae, Kabupaten Majene, Sulawesi Barat.
Dalam kegiatan tersebut, para balita menerima bantuan berupa telur dan susu sebagai tambahan asupan gizi. Selain penyaluran bantuan, para orang tua juga mendapatkan edukasi mengenai pentingnya pemenuhan gizi sejak usia dini sebagai salah satu langkah pencegahan stunting.
Kanit Lantas Polres Majene, Ipda Riefky DJ Al Idrus, mengatakan bahwa kegiatan tersebut merupakan bentuk sinergi antara Polri dan organisasi kemahasiswaan perempuan dalam mendukung program pemerintah di bidang kesehatan, khususnya peningkatan kualitas gizi anak.
Menurutnya, pemenuhan kebutuhan gizi sejak dini menjadi salah satu faktor penting dalam mendukung tumbuh kembang anak. Karena itu, masyarakat juga diberikan pemahaman mengenai pentingnya mengonsumsi satu butir telur setiap hari sebagai sumber protein berkualitas yang dapat membantu mendukung pertumbuhan balita.
Perwakilan KOHATI HMI Cabang Majene dan KOPRI PMII Cabang Majene menyampaikan apresiasi atas kolaborasi yang terjalin dalam kegiatan tersebut. Mereka berharap kegiatan serupa dapat terus dilaksanakan secara berkelanjutan sebagai bentuk kepedulian bersama terhadap kesehatan anak dan peningkatan kesadaran masyarakat mengenai pentingnya pemenuhan gizi bagi balita.
Kegiatan berlangsung dengan aman, tertib, dan mendapat sambutan positif dari kader Posyandu maupun masyarakat setempat. Melalui kolaborasi tersebut diharapkan sinergi antara Polri, KOHATI HMI Cabang Majene, KOPRI PMII Cabang Majene, serta masyarakat dapat terus terjalin dalam mendukung terwujudnya generasi Indonesia yang sehat, cerdas, berkualitas, dan bebas stunting.



