TAMMERIMBI, MAJENE — Program revitalisasi sekolah dari Kementerian Pendidikan membawa harapan baru bagi masyarakat di wilayah terpencil, termasuk warga Tammerimbi. SD Negeri 19 Tammerimbi yang selama bertahun-tahun membutuhkan perbaikan pascagempa Sulawesi Barat pada 2021, kini mulai menunjukkan perubahan signifikan melalui program revitalisasi sekolah.
Perubahan kondisi bangunan sekolah tersebut mendapat sambutan positif dari masyarakat di empat dusun di wilayah Tammerimbi. Warga mengaku kagum melihat perkembangan pembangunan yang dinilai mampu menghadirkan wajah baru bagi sekolah yang sebelumnya tampak kurang terawat.
Berdasarkan pantauan di lokasi pada Kamis sore (22/10/2026), sejumlah warga terlihat datang ke area sekolah untuk menyaksikan langsung perkembangan pekerjaan. Kekaguman warga muncul karena perubahan fisik bangunan dinilai cukup mencolok, meskipun proses pembangunan masih berlangsung.
Salah satu manfaat yang dirasakan langsung masyarakat adalah pengadaan sumur bor di lingkungan sekolah. Fasilitas tersebut membantu memenuhi kebutuhan air selama pekerjaan berlangsung, terutama di tengah kondisi kekeringan yang melanda sebagian wilayah.
Bahkan, menurut keterangan warga, fasilitas air tersebut turut dimanfaatkan masyarakat sekitar untuk mengambil air minum. Hal ini menunjukkan bahwa keberadaan sekolah tidak hanya penting bagi kegiatan pendidikan, tetapi juga berpotensi memberikan manfaat bagi lingkungan sekitarnya.
Di tengah pelaksanaan revitalisasi, kegiatan belajar mengajar tetap diupayakan berjalan. Karena pekerjaan konstruksi masih berlangsung, para siswa sementara mengikuti pembelajaran di sejumlah lokasi alternatif, seperti rumah warga, balai dusun, dan masjid.
Langkah tersebut menjadi bagian dari upaya menjaga keberlangsungan pendidikan anak-anak sambil menunggu pekerjaan pembangunan selesai dan sekolah dapat kembali digunakan secara optimal.
Masyarakat berharap proses revitalisasi dapat diselesaikan sesuai rencana sehingga para siswa segera menikmati lingkungan belajar yang lebih baik, aman, dan nyaman.
Iham, salah seorang warga yang turut bekerja sebagai tukang dalam kegiatan pembangunan tersebut, mengaku kagum melihat perubahan kondisi sekolah.
Menurut dia, bangunan yang sebelumnya tampak seperti terbengkalai kini mulai memperlihatkan penampilan yang lebih indah dan kokoh.
Ia menilai perubahan tersebut memberikan harapan baru bagi masyarakat Tammerimbi, terutama bagi anak-anak yang membutuhkan fasilitas pendidikan yang layak.
Kekaguman serupa juga disampaikan sejumlah warga yang menyaksikan perkembangan pembangunan. Meski pekerjaan disebut masih berada pada kisaran 60 persen, perubahan yang terlihat sudah menjadi perhatian masyarakat.
Angka progres tersebut masih perlu disesuaikan dengan data resmi dari Tim Pelaksana Pembangunan Satuan Pendidikan (P2SP) SD Negeri 19 Tammerimbi.
Harapan Baru bagi Pendidikan di Wilayah Terpencil
Apresiasi masyarakat terhadap pelaksanaan revitalisasi SD Negeri 19 Tammerimbi menjadi gambaran pentingnya pemerataan pembangunan sarana pendidikan, termasuk bagi sekolah-sekolah di wilayah terpencil yang membutuhkan perhatian lebih.
Bagi warga Tammerimbi, perubahan sekolah ini bukan sekadar pembaruan bangunan, melainkan juga harapan agar anak-anak memperoleh fasilitas pendidikan yang lebih layak tanpa harus merasa tertinggal dibandingkan siswa di wilayah perkotaan.
Masyarakat pun berharap Tim P2SP dapat menuntaskan pekerjaan dengan tetap memperhatikan kualitas konstruksi, keselamatan, dan ketentuan teknis yang berlaku.
Dengan penyelesaian yang baik, SD Negeri 19 Tammerimbi diharapkan menjadi lingkungan belajar yang lebih representatif sekaligus memberikan manfaat jangka panjang bagi generasi muda dan masyarakat di empat dusun Tammerimbi.



