Majene – Menitsulbar – Kepala Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (PUPR) Kabupaten Majene, H. Mufly, menegaskan pentingnya penentuan skala prioritas dalam pelaksanaan program kerja Tahun Anggaran (TA) 2026 di tengah keterbatasan anggaran daerah.
Hal tersebut disampaikan saat diwawancarai Menitsulbar di ruang kerjanya. Menurutnya, kondisi fiskal yang terbatas tidak boleh menjadi penghambat dalam memberikan pelayanan terbaik kepada masyarakat. (13/06/2026).
“Di tahun 2026 dengan kondisi anggaran yang minim, kami berharap seluruh jajaran internal lebih cermat dan selektif dalam memperhatikan kegiatan-kegiatan yang tertuang dalam Dokumen Pelaksana Anggaran TA 2026,” ujarnya.
Ia menekankan bahwa seluruh program dan kegiatan yang dijalankan harus mengacu pada kebutuhan prioritas daerah, terutama pekerjaan yang bersifat mendesak dan berdampak langsung terhadap kepentingan masyarakat.
“Kita prioritaskan yang urgen. Utamakan pekerjaan yang betul-betul membutuhkan perhatian pemerintah daerah,” tegasnya.
Menurut H. Mufly, langkah tersebut merupakan bagian dari komitmen Dinas PUPR Majene untuk memastikan pembangunan infrastruktur tetap berjalan optimal meskipun berada dalam kondisi keterbatasan anggaran.
Dengan perencanaan yang matang serta pengawasan internal yang lebih ketat, pihaknya berharap setiap kegiatan dapat terlaksana secara efektif, tepat sasaran, dan memberikan manfaat maksimal bagi masyarakat Kabupaten Majene.
Pernyataan tersebut sekaligus menjadi dorongan bagi seluruh aparatur di lingkungan Dinas PUPR Majene agar bekerja lebih terukur, transparan, dan akuntabel dalam mengelola anggaran publik demi mendukung pembangunan daerah yang berkelanjutan.



