TPG Guru di Majene Diduga Mandek Sejak 2023, Disdikpora Janji Bayar 2025 Tapi Tak Kunjung Realisasi

Majene — Dugaan belum terbayarkannya Tunjangan Profesi Guru (TPG) untuk periode bulan ke-13, 14, dan 15 sejak tahun 2023 hingga 2025 di Kabupaten Majene kembali mencuat ke publik. Informasi tersebut disampaikan oleh salah seorang komite sekolah kepada redaksi menitsulbar.news.


Menurut keterangan sumber tersebut, hingga saat ini para guru belum menerima hak TPG untuk tahun 2023 dan 2024, sementara TPG tahun 2025 yang sempat dijanjikan oleh Pemerintah Daerah melalui Dinas Pendidikan, Pemuda dan Olahraga (Disdikpora) Majene juga belum menunjukkan kejelasan realisasi.
“Kami hanya dijanjikan TPG tahun 2025 akan dibayarkan. Tapi untuk 2023 dan 2024 kami tidak tahu apa alasannya tidak diselesaikan. Sampai sekarang juga belum ada tindak lanjut nyata,” ungkap sumber kepada redaksi.


Kondisi ini menimbulkan tanda tanya besar, mengingat TPG merupakan hak normatif guru yang telah diatur oleh peraturan perundang-undangan dan berkaitan langsung dengan kesejahteraan serta profesionalisme tenaga pendidik.


Ketidakjelasan informasi mengenai alasan tertundanya pembayaran TPG lintas tahun tersebut dinilai berpotensi melanggar asas transparansi dan akuntabilitas pengelolaan keuangan daerah, terlebih jika tidak disertai penjelasan resmi kepada para penerima manfaat.


Sumber juga menilai, apabila dugaan ini benar, maka Aparat Penegak Hukum (APH) perlu turun tangan untuk memeriksa kebenaran dan mekanisme pengelolaan anggaran TPG, guna memastikan tidak terjadi penyimpangan atau kelalaian administratif.


“Kami berharap ada pemeriksaan yang objektif agar persoalan ini terang benderang. Guru jangan terus dijadikan korban janji,” tegasnya.


Hingga berita ini diterbitkan, redaksi menitsulbar.news masih berupaya mengonfirmasi pihak Disdikpora Kabupaten Majene untuk memperoleh klarifikasi resmi terkait keterlambatan pembayaran TPG tahun 2023, 2024, dan 2025 tersebut.

Bagikan ke :

Tinggalkan Balasan