Museum Mandar Terima Kunjungan Edukatif 50 Siswa SMK Megalink

Majene — Museum Mandar kembali menerima kunjungan dari kalangan pelajar sebagai bagian dari upaya penguatan edukasi sejarah dan budaya lokal. Sebanyak 50 siswa SMK Megalink bersama guru pendamping melakukan kunjungan belajar ke Museum Mandar, Jumat (30/1/2025).


Kunjungan tersebut bertujuan untuk memberikan pemahaman langsung kepada para siswa mengenai sejarah dan budaya Mandar melalui koleksi benda bersejarah, diorama, serta penjelasan narasi sejarah yang tersedia di museum. Dengan metode pembelajaran langsung di lapangan, para pelajar diharapkan dapat memahami nilai-nilai budaya dan identitas Mandar secara lebih kontekstual.


Pihak Museum Mandar menyambut baik kunjungan tersebut sebagai bagian dari peran museum sebagai ruang belajar alternatif yang mendukung proses pendidikan formal. Museum tidak hanya berfungsi sebagai tempat penyimpanan artefak sejarah, tetapi juga sebagai sarana edukasi yang memperkaya wawasan generasi muda.


Selain berdampak pada sektor pendidikan, kegiatan kunjungan pelajar ini juga berkontribusi dalam pengembangan wisata edukasi di Kabupaten Majene. Museum Mandar dinilai memiliki potensi sebagai destinasi wisata berbasis pengetahuan dan budaya yang ramah bagi pelajar dan masyarakat umum.
Ke depan, Museum Mandar diharapkan terus menjadi media kolaborasi antara dunia pendidikan dan sektor pariwisata, sekaligus berperan dalam menanamkan nilai sejarah dan budaya daerah kepada generasi muda.

Bagikan ke :
Baca Juga :  Kelurahan Totoli Terima Kunjungan Studi Tiru Terkait Program Desa Cantik

Tinggalkan Balasan